5 Cara Praktis Manajemen Stok Barang Untuk Bisnis Kamu - Smartertech

5 Cara Praktis Manajemen Stok Barang Untuk Bisnis Kamu

Manajemen Stok Barang

Pada sebuah bisnis seperti ritel dan F&B, penyimpanan dan distribusi barang adalah salah satu hal yang perlu diperhatikan. Sistem yang disebut sebagai manajemen stok barang tidak hanya untuk tempat penyimpanan barang, tetapi juga penyedia informasi status dan kondisi produk di gudang. Di sinilah peran manajemen stok barang sangat penting dalam bisnis.

Apabila dilakukan dengan baik dan juga terencana, maka manajemen stok barang bisa menjaga kualitas serta kuantitas logistik. Bahkan hal itu juga berpengaruh pada distribusi, kemudahan akses, pengawasan dan hal lainnya. Untuk menggunakan manajemen stok barang pada bisnis yang kamu geluti, simak 5 cara praktisnya berikut ini.

BACA JUGA : Inilah 6 Ide Usaha Yang Menjanjikan Bagi Pebisnis Kuliner

1.     Memiliki Aplikasi Manajemen Stok Barang

Poin pertama yang harus kamu siapkan adalah aplikasi manajemen stok barang. Keberadaan aplikasi manajemen stok barang saat ini sudah lumrah digunakan oleh pengusaha baik skala besar maupun  kecil. Dengan memakai aplikasi tersebut, maka data stok barang bisa lebih akurat, cepat, dan efisien.

Salah satu aplikasi manajemen stok barang yang bisa kamu coba adalah ESB Core. Software yang terintegrasi dengan ESB POS itu dapat membantumu dalam memantau kondisi pasokan bahan baku secara real time dan akurat. ESB Core juga bisa membantu kamu untuk memesan kembali bahan baku yang kosong ke supplier yang sudah bekerja sama dengan restomu. Dengan menggunakan teknologi dari ESB, maka bisnis F&B yang kamu miliki bisa terlihat modern, mudah, cepat, dan efisien.

2.     Siapkan Gudang Penyimpanan Utama

Tentu saja dalam manajemen stok adalah siapkan gudang penyimpanan utama. Walaupun bisnis yang kamu kelola masih kecil, namun fasilitas gudang ini sangat penting. Bahkan seharusnya sudah kamu pikirkan sebelum bisnis berjalan. Dengan mempunyai tempat penyimpanan utama, maka pengaturan alur stok barang akan mudah.

Untuk bisnismu yang baru berjalan dan memiliki stok barang sedikit, tidak masalah jika memakai gudang penyimpanan yang ukurannya kecil. Akan tetapi, kamu harus pertimbangkan lagi mencari gudang yang lebih luas saat bisnismu sudah berkembang.

3.     Terapkan Kode Barang Pada Setiap Produk 

Selanjutnya adalah tidak lupa terapkan kode barang (QR ataupun barcode) pada setiap produk di dalam gudang. Kode barang ini sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman saat proses transaksi. Selain itu, kode ini juga bisa mempermudah pencarian barang di dalam gudang.

Dengan kemudahan pencarian barang hingga bagian transaksi ini bisa mempercepat proses penjualan. Hal tersebut tentunya bisa menjaga reputasi bisnis yang sudah kamu kelola saat ini.

4.     Susun Perkiraan Persediaan Barang

Cara praktis selanjutnya dalam Inventory Management adalah menyusun perkiraan persediaan setiap barang. Bentuk perkiraan barang ini bisa berupa informasi jumlah tersedianya barang. Informasi tersebut berisi jumlah produk untuk satu periode.

Bila produk yang kamu miliki masih sedikit, maka proses akan lebih mudah. Sebaliknya, ketika kamu sudah menjual berbagai jenis produk, maka pengaturannya juga tidak bisa mudah. Selain itu, jadwal persediaan barang juga masuk pada tahapan ini. Dengan kondisi tersebut, kamu harus menentukan kapan harus beli barang atau menjualnya.

5.     Cek Barang Sebelum Disimpan

Poin terakhir untuk Inventory Management yang lebih praktis adalah selalu cek barang sebelum disimpan. Pengecekan ini antara lain kondisi barang bila ada cacat atau kerusakan kecil lainnya. Setelah itu, barang diberikan kode sebagai tahap akhir.

Dengan melakukan pemeriksaan tersebut, maka barang yang akan disimpan mempunyai kualitas terbaik. Jika ada barang yang cacat, maka kamu bisa kembalikan pada pemasok agar segera diganti.

Demikian 5 cara praktis manajemen stok barang untuk bisnis kamu. Untuk kamu yang ingin praktis dalam menyelenggarakan manajemen stok barang, gunakanlah aplikasi buatan ESB. Bahkan dengan menggunakan aplikasi tersebut kamu bisa dengan mudah menjalankan operasional bisnis agar bisa senantiasa berkembang lebih baik lagi. Semoga usahamu selalu sukses, ya.

Leave a Reply