5 Hal yang Perlu Dipelajari Aplikasi Point of Sale untuk Bisnis Kuliner - Smartertech

5 Hal yang Perlu Dipelajari Aplikasi Point of Sale untuk Bisnis Kuliner

Aplikasi Point of Sale

Aplikasi point of sale (POS) adalah aplikasi yang digunakan untuk mempermudah kegiatan transaksi, serta dapat membantu pekerjaan manajemen stok, laporan keuangan, dll. Aplikasi POS ini banyak digunakan pada bisnis retail, maupun bisnis kuliner.

Namun manfaat Aplikasi Point of Sale (POS) ini tidak banyak yang dapat merasakan. Sebab tak banyak yang mengetahui cara penggunaannya. Sehingga penggunaan aplikasi POS pun kurang optimal untuk kemajuan bisnis.

Nah, untuk Anda yang belum mengetahui hal-hal yang harus dipelajari dari aplikasi point of sale tersebut, simaklah penjelasan berikut ini.

1. Open Table & Table Management

Open Table & Table Management

Sumber : esb.id

Fitur yang satu ini berfungsi untuk membuka dan mengatur meja pelanggan. Dengan fitur inilah karyawan bisa mengetahui meja mana yang memesan menu apa. Ini juga bisa membantu karyawan untuk menandai meja pesanan pelanggan (reservation).

2. Aplikasi Point of Sale Memiliki Metode Transaksi

Aplikasi Point of Sale

Sumber : freepik.com

Metode transaksi pembayaran pun kini semakin beragam jenisnya. Tidak hanya melalui pembayaran tunai, pembayaran non tunai pun kini makin diminati oleh pelanggan. Selain mudah dalam penggunaan, transaksi non tunai ini juga praktis dan efisien. Adapun pembayaran non tunai tersebut contohnya seperti kartu debit, e-wallet, kartu kredit, dll.

Pengoperasian mesin EDC, kode e-wallet, dan nomor transaksi penjualan merupakan hal penting dalam transaksi pembayaran. Jangan sampai terlewat dalam pengisiannya. Pastikan aplikasi POS yang Anda pilih telah mendukung transaksi melalui tunai dan non tunai seperti halnya POS Lite by ESB.

3. Procurement

Aplikasi Point of Sale

Sumber : freepik.com

Pengadaan bahan baku merupakan jantung suatu bisnis, termasuk salah satunya bisnis kuliner. Tanpa adanya bahan baku, bisnis pun tak akan beroperasi semestinya. Bahan baku yang dipilih pun harus memenuhi standar kualitas perusahaan, dengan harga yang terjangkau serta dapat memenuhi kebutuhan perusahaan.

Pengadaan atau pembelian bahan baku yang dilakukan oleh suatu perusahaan tentunya jelas berbeda dengan pembelian oleh konsumen akhir. Aktivitas procurement ini pun telah difasilitasi oleh aplikasi POS agar pembelian bahan baku melalui market B2B menjadi mudah serta mengurangi fraud oleh pegawai maupun supplier.

4. Aplikasi Point of Sale Inventori

Aplikasi Point of Sale

Sumber : freepik.com

Dalam menjalankan bisnis tak luput dari aktivitas pengelolaan stok bahan baku maupun produk jadi. Pada bisnis kuliner, inventori lebih menekankan pada persediaan bahan baku. 

Data inventori pun bersifat real time dan telah saling terintegrasi pada setiap bagian. Mulai dari pemesanan, gudang, hingga bagian dapur. Saat pemesanan dilakukan dan bagian dapur memprosesnya, maka stok bahan baku di gudang pun secara otomatis berkurang.

5. Aplikasi Point of Sale Membuat Laporan

Aplikasi Point of Sale

Sumber : freepik.com

Hal terakhir namun tak kalah penting yang harus dipelajari dari aplikasi point of sale adalah laporan, baik laporan keuangan, laporan penjualan, laporan laba rugi, arus kas, dan puluhan laporan lainnya. Laporan ini penting digunakan untuk menganalisis perkembangan bisnis dan memudahkan dalam pengambilan keputusan. 

Laporan keuangan ini pun digunakan sebagai pertanggungjawaban karyawan ke atasan, sehingga kinerja bisnis pun dapat terangkum dalam laporan tersebut. Laporan keuangan pun dapat dibuat setiap periode tertentu, baik harian, bulanan, maupun tahunan.

Nah, sekarang kamu sudah mengerti hal-hal yang perlu dipelajari dalam aplikasi point of sale, kan? Ternyata tidak serumit yang dibayangkan, sebab telah disediakan oleh aplikasi POS dengan kemudahan pengoperasian dan desain yang mudah dipahami.

Leave a Reply