5 Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan Yang Cocok Bagi Pebisnis Pemula - Smartertech

5 Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan Yang Cocok Bagi Pebisnis Pemula

Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan

Bagi pebisnis pemula, membuka usaha dari awal sangat sulit dilakukan jika modalnya minim. Maka dari itu, salah satu cara mengatasi masalah tersebut adalah melakukan pinjaman modal usaha. Bahkan, banyak pengusaha yang berharap bisa menemukan pinjaman modal usaha tanpa jaminan atau tanpa agunan.

Tentunya melakukan pinjaman modal usaha tanpa jaminan ini bisa sedikit menguntungkan karena kamu masih memiliki aset berharga. 5 pinjaman modal usaha tanpa jaminan yang cocok untuk pebisnis pemula bisa disimak di bawah ini.

BACA JUGA : 5 Bisnis Digital Yang Banjir Cuan Saat Pandemi

1.     KTA (Kredit Tanpa Agunan)

Pinjaman modal usaha tanpa jaminan yang pertama ada KTA atau Kredit Tanpa Agunan. Sesuai dengan namanya, kamu bisa meminjam uang dalam jumlah tertentu tanpa harus menyerahkan aset sebagai jaminan. Bisa dikatakan KTA ini dianggap sangat menguntungkan karena pinjaman bisa dicairkan selama memenuhi persyaratan.

Ditambah lagi KTA sudah dijamin oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan)dengan jumlah plafon hingga ratusan juta. Biasanya pinjaman KTA bisa langsung cair selama 3 hari jika pengajuan dokumennya sudah lengkap. Untuk suku bunga KTA bisa bermacam-macam, bisa dari 0,65% hingga 2,5% perbulan.

2.     KMK (Kredit Modal Kerja)

Berikutnya ada KMK atau Kredit Modal Kerja merupakan salah satu pinjaman modal usaha tanpa jaminan yang bisa kamu coba. Tujuan adanya KMK ini juga adalah untuk pengembangan usaha mikro menjadi lebih besar. Persyaratan usaha dalam peminjaman satu ini adalah harus mempunyai izin usaha minimal 1 tahun.

Perlu kamu ketahui bahwa kredit satu ini berjangka pendek, yakni hanya satu tahun saja. Dalam satu tahun tersebut, nilai pencapaian kredit maksimal adalah 70% dari total kebutuhan modal kerja dengan jaminan usaha sendiri. Kamu dapat menarik pinjaman berulang-ulang selama tidak melebihi batas jumlah dana sesuai ketentuan.

3.     KUR (Kredit Usaha Rakyat)

Nama KUR atau kredit usaha rakyat mungkin sering kamu dengar untuk para pengusaha pemula. Hal itu dikarenakan KUR sering ditawarkan oleh BUMN untuk membantu usaha mikro. Pinjaman modal usaha tanpa jaminan ini memang diperuntukan pada para pengusaha mikro dengan bunga cukup rendah.

Untuk pinjaman yang ditawarkan bisa mencapai 500 Juta Rupiah dengan bunga antara 7% per tahun atau 0,58% perbulan. Sedangkan jangka waktu pinjaman yang diberikan biasanya antara 6 tahun sampai 72 bulan. Jika kamu memilih pinjaman KUR, pastikan menyiapkan persyaratan yang cukup banyak, yakni kartu identitas, akte pendirian usaha, laporan keuangan dan juga proposal usaha.

4.     Kredit Investasi

Pinjaman modal usaha tanpa jaminan selanjutnya adalah Kredit Investasi. Jenis pinjaman satu ini dipakai untuk perluasan atau ekspansi bisnis seperti buka pabrik baru, membuka kantor cabang, pengadaan mesin, proyek baru, hingga pengadaan bahan baku.

Untuk melunasi Kredit Investasi memakai uang hasil usaha yang baru saja dibiayai dengan modal tersebut. Bunga kredit yang dibebankan biasanya di bawah 10% sehingga tidak begitu besar.

5.     Peer to Peer (P2P) Lending

Jenis pinjaman modal usaha tanpa jaminan terakhir yang bisa kamu coba adalah Peer to Peer Lending. Pinjaman satu ini banyak dilirik oleh para pengusaha UMKM karena menawarkan akses lebih mudah, dan variasi jumlah pinjaman yang cukup banyak. Hal itu membuat pengusaha dapat menyesuaikan jumlah pinjaman sesuai kebutuhan.

Sistem kerja P2P Lending  juga dianggap cukup mudah. Para pengusaha hanya perlu ajukan pinjaman dengan jumlah tertentu melalui salah satu platform. Setelah itu, pinjaman kamu nantinya akan dikenakan batas waktu. Saat modal usaha terpenuhi, uangnya akan diterima dalam beberapa hari kerja. Untuk pengembaliannya tergantung pada jatuh tempo sesuai kesepakatan bersama.

Demikian 5 pinjaman modal usaha tanpa jaminan yang cocok bagi pebisnis pemula. Perlu diperhatikan bahwa pinjamanan usaha modal ini penuh risiko. Maka dari itu, kamu harus memikirkannya matang-matang sebelum melakukan peminjaman.

Leave a Reply