Ini Dia Sistem Perbankan Yang Mendukung Sistem Penjualan Online - Smartertech

Ini Dia Sistem Perbankan Yang Mendukung Sistem Penjualan Online

Sistem Perbankan

Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak orang beralih dari transaksi jual beli yang dilakukan secara langsung ke transaksi yang dilakukan melalui Internet, alias transaksi online. Kemajuan teknologi, baik dari segi pelaksanaan maupun dari segi keamanan data, membuat semakin banyak orang merasa aman dan nyaman untuk melakukan transaksi jual beli secara online.

Hal ini tentu akan menuntut pengembang teknologi untuk membangun teknologi yang sesuai untuk memudahkan dan mendukung proses transaksi jual beli yang praktis dan efisien. Salah satu pihak yang diuntungkan dengan teknologi tersebut adalah pihak perbankan, yang turut berperan dalam mengembangkan teknologi seperti di bawah ini. Mari pelajari selengkapnya!

BACA JUGA : Tren Bisnis Umkm Paling Menguntungkan Di 2022

1. Banking API

Industri perbankan dikenal sebagai industri yang sangat ketat dalam menjaga keamanan data nasabah, dan sangat berhati-hati dalam mengadopsi perubahan demi perubahan dalam hal teknologi. Tetapi, sebagian data pelanggan dapat diakses dengan aman atas persetujuan nasabah dengan mengandalkan banking API.

Banking API bertindak sebagai perantara (intermediary) antara bank sebagai penyimpan data nasabah, dan aplikasi pihak ketiga sebagai pihak yang hendak menggunakan data nasabah tersebut untuk menyediakan jasa finansial. Keberadaan banking API membuat sistem perbankan semakin terbuka terhadap inovasi dan memperluas jangkauan bank, sehingga jasa finansial dapat menjangkau lebih banyak orang dari sebelumnya. 

2. QRIS

Salah satu komponen penting lainnya dalam sistem transaksi online adalah Quick Response Code – Indonesian Standard, yang lebih umum dikenal sebagai QRIS. QRIS (dibaca KRIS) adalah sebuah sistem yang dikembangkan Bank Indonesia untuk menyatukan berbagai macam sistem QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran. QRIS dikembangkan oleh Bank Indonesia untuk memastikan keseragaman kode QR yang digunakan oleh perusahaan penyedia teknologi keuangan (fintech) yang berbeda. 

Dengan adanya QRIS, proses transaksi digital sehari-hari menjadi lebih mudah, karena pemilik usaha hanya perlu menyediakan satu kode QR tunggal yang dapat digunakan oleh pengguna aplikasi pembayaran yang berbeda. Dari sisi pembeli, QRIS membantu memudahkan pembeli dalam memilih aplikasi pembayaran yang dikehendaki, tanpa adanya keharusan untuk menyesuaikan aplikasi pembayaran dengan aplikasi yang dipunyai pemilik usaha. 

3. E-Wallet

Jika banking API bertindak sebagai penghubung antara bank dan aplikasi pihak ketiga, dan QRIS menghubungkan penjual dan pembeli, e-Wallet menghubungkan bank, pembeli, dan aplikasi pihak ketiga. e-Wallet pada dasarnya adalah dompet digital, yaitu suatu wadah dimana masyarakat menyimpan uang secara digital. 

Keberadaan e-Wallet memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran digital, yang membuat proses pembayaran menjadi lebih efisien. Dengan e-Wallet, penjual dan pembeli tidak perlu mempertukarkan uang fisik. Selain membuat proses pembayaran lebih praktis, e-Wallet sebagai bagian dari proses pembayaran digital sangat membantu di masa pandemi, dimana masyarakat diminta untuk menjaga jarak interaksi sosial dan meminimalkan kontak fisik dalam bentuk apapun.

Kini, sudah banyak perusahaan yang menyediakan e-Wallet untuk keperluan transaksi online sehari-hari. Brand seperti Gopay, OVO, LinkAja, dan Dana tentu sudah sangat akrab bagi Anda dalam kehidupan sehari-hari. Ekosistem yang semakin mendukung, disertai tingkat keamanan transaksi yang tinggi, membuat e-Wallet semakin menjadi bagian penting dari keseharian masyarakat.

Demikianlah sistem dalam dunia perbankan yang telah memudahkan kita semua dalam bertransaksi jual beli secara online. Tentu Anda sudah merasakan manfaatnya, bukan?

Leave a Reply