Mencegah Fraud Adalah Kunci Mensukseskan Bisnis - Smartertech

Mencegah Fraud Adalah Kunci Mensukseskan Bisnis

Fraud Adalah

Fraud atau kecurangan menjadi salah satu hal yang paling dihindari dalam dunia bisnis. Fraud ini biasanya dialami oleh perusahaan kecil, sedangkan pada perusahaan besar umumnya sudah memiliki anti-fraud, karena ketersediaan dana dan karyawan yang dapat melakukan fungsi pengawasan secara optimal. Namun tidak menutup kemungkinan perusahaan besar juga bisa mengalami fraud atau kecurangan.

Perusahaan harus dengan matang dan serius dalam mencegah fraud demi menghindari kerugiaan yang besar. Banyak sekali hal yang memicu terjadinya fraud dalam bisnis diantaranya adalah adanya dorongan dari pelaku, adanya peluang untuk pelaku melakukan fraud, ditambah minimnya pengawasan dalam bisnis itu sendiri untuk terjadinya fraud.

BACA JUGA : 7 Bisnis yang Menjanjikan Untuk Anda Coba di Era Pandemi

Dari semua kasus yang pernah ada, seringkali fraud tidak dilakukan secara individu, melainkan kelompok yang bekerjasama dalam rangka kepentingan kelompok itu sendiri. Fraud yang mungkin terjadi dalam suatu bisnis beragam bentuknya antara lain:

  • Financial Statement Fraud (Kecurangan Laporan Keuangan)

Kecurangan dapat terjadi apabila terdapat manipulasi laporan keuangan yang dilakukan secara sengaja oleh pihak manajemen maupun akuntan yang membuatnya. Kecurangan ini dapat menimbulkan kerugian pada pihak investor atau kreditor, manipulasi ini bisa dalam bentuk data maupun finansial tergantung pada motivasi dari pelaku fraud tersebut.

  • Asset misappropriation (Penyalahgunaan Aset)

Bentuk penyalahgunaan ini bermacam – macam, dapat berupa penggelapan kas, pemakaian fasilitas perusahaan untuk kepentingan pribadi, ataupun pengeluaran biaya tanpa prosedur dan kesepakatan dari perusahaan. Semakin besar kecurangan yang dilakukan, maka semakin besar juga pengaruh buruk bagi cash flow perusahaan.

  • Corruption (Korupsi)

Kecurangan dalam hal ini dapat berbentuk suap, pemerasan, pemberian secara ilegal maupun konflik kepentingan yang dapat merugikan perusahaan.

Berbagai motif dan cara yang mungkin ditempuh oleh para pelaku kecurangan harus direspon serius oleh perusahaan. Untuk menghindari potensi kerugian akibat fraud, upaya pencegahan merupakan hal wajib untuk menghindari kerugian besar di waktu yang akan datang.

Berikut Beberapa Cara Mencegah Terjadinya Fraud Dalam Bisnis

1. Pembagian tanggung jawab

Perusahaan kecil maupun menengah biasanya membebankan tugas keuangan pada satu orang. Tugasnya pun beragam, meliputi pembayaran tagihan, pembuatan rekening bank, dan lain sebagainya. Situasi seperti ini menimbulkan potensi fraud yang sangat tinggi. Maka perlu tambahan sumber daya manusia untuk mencegah fraud yang mungkin dilakukan individu dengan akses yang begitu luas terutama dalam aspek keuangan. Jika dana terbatas, Anda bisa memilih alternatif rotasi karyawan setiap periodenya.

2. Hati-hati dalam rekrutmen karyawan

Anda perlu memastikan bahwa seorang calon karyawan yang akan Anda pilih mempunyai kredibilitas tinggi dan bisa dipercaya. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengeceknya, seperti mengaudit akun media sosial, serta menyelidiki latar belakang calon karyawan. Hal ini penting karena nantinya calon karyawan ini yang akan terjun langsung dalam bisnis yang Anda miliki.

3. Bangun lingkungan kerja yang positif

Perlakuan yang adil disertai lingkungan kerja yang kondusif dapat mendorong upaya pencegahan fraud. Selain itu, pastikan pula bahwa karyawan sadar tentang konsekuensi ketika mereka terbukti melakukan fraud. Laporan anonim bisa Anda pilih sebagai jalur mengetahui kinerja karyawan satu sama lain dari sudut pandang sesama karyawan, karena bisa jadi karyawan berbeda karakter antara di depan pemilik bisnis dengan tidak.

4. Audit dadakan secara rutin

Anda juga dapat mencegah fraud di tempat kerja dengan mengadakan audit dadakan secara rutin. Dengan cara ini, pelaku fraud merasa ketakutan kalau tindakan curangnya bakal ketahuan. Di waktu bersamaan, tindakan ini juga membuat karyawan lain aware bahwa perusahaan melakukan pengawasan ketat kepada mereka. Seperti yang disampaikan sebelumnya, minimnya pengawasan dapat memicu terjadinya fraud dalam bisnis.

5. Fraud bukan hanya tentang uang

Anda perlu paham bahwa tindakan fraud bukan hanya tentang uang. Tak menutup kemungkinan ada pula tindakan curang lainnya seperti pencurian data penting perusahaan. Oleh karena itu, Anda perlu membangun prosedur yang ketat terhadap akses data sensitif. Data penting perusahaan apabila disalahgunakan akan menimbulkan kerugian yang tidak main-main pula lho!

6. Gunakan teknologi ERP yang terintegrasi

Kita tahu bahwa mencegah terjadinya fraud bukanlah hal yang mudah. Penggunaan software khusus dapat dipilih untuk meningkatkan efisiensi kerja dan juga efisiensi pengawasan kerja. Penggunaan software dapat mewujudkan interaksi satu sama lain pada internal perusahaan agar mempercepat transfer data dan pengawasan data. Hal ini diperlukan untuk mengetahui atau melacak jika ada karyawan yang hendak melakukan manipulasi ataupun kecurangan. Selain itu, Anda juga harus memastikan software yang Anda pilih terjamin kerahasiaannya. Fraud sering sekali terjadi karena adanya kebocoran password, untuk itu sistem keamanan software harus terpercaya dengan desain yang harus sejalan dengan kepentingan perusahaan.

Penting bagi Anda memilih perusahaan penyedia software yang tepat dan terpercaya, ESB CORE bisa Anda jadikan salah satu software pendukung untuk mencegah terjadinya fraud dalam bisnis Anda. Terlebih jika bisnis Anda bergerak di bidang kuliner, data setiap transaksi perlu dicatat & diorganisir dengan baik.

ESB CORE memberikan kemudahan tidak hanya sebatas memantau pencatatan transaksi, tapi keamanan dari kasir maupun kegiatan transaksi bisnis Anda akan terjamin. Salah satu fitur dari ESB CORE, yaitu management role terkait akses terhadap purchasing process. Seperti contoh job desk kasir hanya dapat menginput transaksi/request pembelian, tetapi manajemen di atasnya lah yang harus memutuskan apakah permintaan tersebut akan dijalankan atau tidak.

Selain itu, pihak purchasing juga tidak bisa mengubah harga barang (mark up), karena seluruh akses, pengecekkan, serta pengambilan keputusan ada pada job desk manager. Ia dapat membatalkan transaksi jika ditemukan ada perbedaan secara sistem. Masih banyak juga keunggulan lain dari ESB CORE. Selengkapnya silahkan Anda mencari tahu di ESB.

1 Comment
Leave a Reply