Tradisi Unik Di Beberapa Wilayah Indonesia Dalam Menyambut Tahun Baru Hijriah - Smartertech

Tradisi Unik Di Beberapa Wilayah Indonesia Dalam Menyambut Tahun Baru Hijriah

Tahun Baru Hijriah

Indonesia adalah negara yang beragam tradisi dan adatnya, sudah menjadi hal yang familiar ketika merayakan sebuah hari besar atau hari raya dengan berbagai jenis tradisi di setiap wilayahnya masing-masing. Khususnya pada Tahun Baru Hijriah, setiap wilayah di Indonesia menyambutnya dengan tradisi yang unik.

Tahun Baru Hijriah atau Tahun Baru Islam sendiri akan memasuki tahun 1444 yang dimulai pada tanggal 29 juli sampai dengan 30 juli. Pastinya dengan adanya hari raya ini umat Islam di Indonesia akan merayakannya dengan tradisinya masing-masing.

BACA JUGA : Manfaatkan Momentum Lebaran Haji dengan Terapkan Diskon untuk Bisnis Industri F&B

Berikut ini adalah beberapa tradisi unik di berbagai wilayah Indonesia ketika menyambut Tahun Baru Hijriah:

1. Tahun Baru Hijriah di Yogyakarta, Malam 1 Suro

Tahun Baru HijriahSumber : archive.lenteratimur.com

Layaknya hari raya besar lainnya di Indonesia, di Yogyakarta juga Tahun Baru Islam disambut dengan kembang api dan juga terompet yang meriah.

Tapi kalau di Yogyakarta, ada sedikit perbedaan yaitu mereka melakukan tradisi lek-lekan atau bisa di bilang tidak tidur semalaman, dan merenungkan diri dan sambil berdoa yang sering di sebut ritual tuguran.

Pada bulan Sura atau Suro, masyarakat Yogyakarta mempercayai bahwa sebagai makhluk ciptaan Tuhan, mereka harus sadar diri dan menjauhkan dirinya dari berbagai macam godaan yang menyesatkan.

2. Jawa Barat, Upacara Bubur Suro

Tahun Baru Hijriah di Jawa Barat, Upacara Bubur SuroSumber : redaksi24.com

Di Jawa Barat sendiri yang banyak sekali keturunan suku Sunda, mereka menyambut Tahun Baru Islam dengan upacara bubur suro, tradisi ini dilakukan untuk memperingati Tahun Baru Islam dan juga mengenang peristiwa 10 muharram.

Tradisi ini dimulai di masjid, dimana masyarakat akan menyiapkan bubur merah dan juga putih yang terpisah. Selanjutnya, mereka akan melakukan ritual-ritual untuk memperingati Tahun Baru Islam.

3. Tahun Baru Hijriah di Bangka Belitung, Nganggung

Tahun Baru Hijriah di Bangka Belitung, NganggungSumber : negerilaskarpelangi.com

Masyarakat Belitung sendiri merayakan Tahun Baru Islam dengan tradisi yang terbilang sederhana dibandingkan dengan daerah lain, berkumpul dan makan bersama dengan sajian yang telah disiapkan bersama-sama.

Walaupun terbilang sederhana, tradisi ini sangat mengeratkan tali persaudaraan dan juga solidaritas masyarakat muslim di Bangka Belitung.

4. Kalimantan, Bubur Asyura

Tahun Baru Hijriah di Kalimantan, Bubur AsyuraSumber : cookpad.com @dapur_emira

Berbeda dengan bubur suro, bubur asyura di Kalimantan ini adalah makanan khas untuk menyambut kedatangan Tahun Baru Islam. Bubur ini hanya disajikan ketika merayakan Tahun Baru Islam ini terbuat dari beras yang dimasak lama, jagung, santan, ketela pohon, ubi jalar, kacang tolo, kacang tanah, kacang hijau, dan juga singkong

5. Tahun Baru Hijriah di Ponorogo, Grebeg Suro

Tahun Baru Hijriah di Ponorogo, Grebeg SuroSumber : nusadaily.com

Tahun Baru Islam di Ponorogo sendiri disambut meriah dengan pawai, jirab sejarah, larungan doa-doa dan juga seni reog, tradisi ini sendiri dinamakan grebeg suro. Ada juga yang merayakan grebeg suro ini dengan mengadakan tidakatan, yaitu tidak tidur untuk menyambut Tahun Baru Islam.

Nah, itulah berbagai macam adat dan tradisi yang banyak dilakukan masyarakat Indonesia ketika merayakan Tahun Baru Hijriah.

1 Comment
Leave a Reply