Usaha Makin Cuan, Terapkan Inovasi Bisnis Ini - Smartertech

Usaha Makin Cuan, Terapkan Inovasi Bisnis Ini

Inovasi Bisnis

Beberapa tahun belakangan, menjadi seorang wirausaha atau pebisnis memang menjadi pilihan banyak kaum milenial.

Mereka tertarik untuk mencoba mendirikan usahanya sendiri walaupun terkadang ada hambatan yang dialami.

Salah satu hambatan besar adalah kehilangan kemampuan berinovasi. Sebuah bisnis memang dituntut untuk selalu berinovasi.

Tujuannya adalah agar pelanggan tidak bosan dan akhirnya menggunakan produk kompetitor.

Bila Anda sedang mengalami kesulitan untuk menemukan inovasi, berikut adalah tips menciptakan inovasi bisnis :

1. Mengikuti Perkembangan Zaman

Inovasi Bisnissumber : unsplash/@mostafa_meraji

Hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk berinovasi adalah mengikuti perkembangan zaman. Berganti hari, biasanya sudah ada tren bisnis baru.

Kenali tren tersebut dan adaptasikan kepada bisnis yang sedang Anda lakukan.

Banyak sekali perusahaan yang akhirnya bangkrut karena tidak mau mengikuti zaman, misalnya keruntuhan Nokia di tahun 2000-an.

Dulunya, semua orang menggunakan Nokia.

BACA JUGA : Rekomendasi Aplikasi Cloud untuk Restoran Kamu

Tetapi ketika tren berubah menjadi smartphone, perusahaan ini tidak mau mengikuti zaman sehingga akhirnya kalah oleh kompetitor.

Dari kasus ini, Anda belajar bahwa persaingan selalu ada dan tidak mengenal waktu.

Perusahaan besar saja bisa kalah karena tidak berinovasi, apalagi bisnis yang masih merintis jalan karir.

2. Melakukan Evaluasi Kerja Tiap Semester

Melakukan Evaluasi Kerja Tiap Semestersumber : unsplash/@krakenimages

Pengukuran kerja atau evaluasi kinerja sangat penting untuk dilakukan. Perusahaan akan tahu dimana kekurangan mereka sehingga bisa berinovasi dari kekurangan tersebut.

Tidak banyak perusahaan yang bisa mengubah kekurangan menjadi inovasi. Bila Anda bisa melakukannya, maka akan ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan.

Setelah evaluasi kinerja, perusahaan bisa mengeksekusi inovasi yang sekiranya kurang menarik di mata pelanggan.

3.  Tahu Keinginan Pelanggan

Tahu Keinginan Pelanggansumber : unsplash/@brookecagle

Mencari pelanggan baru memang penting, tetapi mempertahankan pelanggan lama juga tidak kalah penting.

Hindari kekecewaan pelanggan dan cari tahu apa yang mereka inginkan.

Anda bisa mengetahui apa keinginan pelanggan melalui kotak aspirasi atau via media sosial.

Buat QnA tentang apa yang mereka inginkan. Bila mayoritas pelanggan menginginkan hal tersebut, maka perusahaan bisa mempertimbangkannya.

Loyalitas pelanggan adalah hal yang sangat mahal harganya.

Bila perusahaan sudah bisa mendapatkan hal tersebut, maka bukan tidak mungkin pelanggan tersebut akan mengajak orang lain untuk menggunakan produk perusahaan Anda.

4. Melihat Di Sekitar

Melihat Di Sekitarsumber : unsplash/@kiwitam

Apakah mencari inovasi harus dari tempat yang jauh? Jawabannya tidak. Anda hanya perlu melihat ke sekitar.

Inovasi diciptakan untuk mengatasi masalah. Atasilah masalah yang berada di sekitar Anda.

Bisa saja sebenarnya inovasi tersebut sudah ada di depan mata tetapi Anda tidak mampu menyadarinya.

5. Berpikir Kreatif

Berpikir Kreatifsumber : unsplash/@alicegrace

Kunci dari sebuah inovasi adalah berpikir kreatif. Ide kreatif bisa muncul kapan dan dimana saja.

Ketika ide tersebut muncul, jangan sampai menyia-nyiakannya.

Catat ide tersebut, setelah itu lakukan analisa terhadapnya. Cari juga ide-ide yang berkaitan dengan ide mentah tersebut.

Kenali siapa kompetitor Anda bila Anda melakukan inovasi tersebut. Jangan lupa untuk melakukan analisa pasar.

Jika perlu, lakukan simulasi apabila Anda yakin bila inovasi tersebut bisa diterima oleh masyarakat.

Memang membutuhkan beberapa waktu dan biaya, tetapi Anda akan mendapatkan lebih dari itu bila inovasi ini berhasil.

Itu dia cara untuk melakukan. Seorang pengusaha haruslah kreatif, inovatif dan mau bekerja keras.

Mungkin saja mereka bekerja hanya pada hari dan jam kerja, tetapi bukan berarti pemikiran mereka harus terhenti saat liburan.

Ide inovasi Bisnis bisa datang kapan saja, tinggal bagaimana pengusaha bisa menentukan sikap atas ide yang muncul tersebut.

Leave a Reply